Selasa, 27 Oktober 2009

Cara hilangin varises

Pemicu varises :

1. Faktor keturunan
Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.

2. Kehamilan
Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat.

3. Kurang gerak
Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal.

4. Merokok
Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.

5. Terlalu banyak berdiri
Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri, usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.

6. Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis
Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.

7. Memakai sepatu hak tinggi
Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, menjadi tidak maksimal.


Gejala terjadinya varises:

Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, kaku, panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.

Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.

Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).

Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki, akibat tidak lancarnya aliran darah. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh.

Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah.
Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.



Cara menghindari varises:

Seusai beraktivitas setiap hari, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi yang sudah menderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam. untuk melancarkan peredaran darah ke jantung.

- Lakukanlah yoga setiap hari.

- Jangan berdiri terlalu lama.


- Olahraga rutin untuk melatih otot kaki: jalan santai, jalan cepat; joging, bersepeda, berenang (minimal 30 menit per hari).


- Jangan memijat daerah yang bervarises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur, di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan.


- Perbanyak konsumsi sayuran dan buah berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah, seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jahe dan cabai merah. Juga makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks, vit C, vit E, vit B6, magnesium, asam folat, kalsium dan zinc.

Minggu, 18 Oktober 2009

BreadTalk peduli dengan gempa di Padang.

KONDISI memprihatinkan yang dialami warga Padang pascagempa 7,6 SR 30 Oktober lalu, mengundang banyak simpati. Tak terkecuali BreadTalk, boutique bakery ternama di Indonesia, serta beberapa selebriti Tanah Air.

Kepedulian BreadTalk diwujudkan dengan mengadakan program charity, di mana acara tersebut diselenggarakan di BreadTalk Semanggi, Jumat (16/10/09). Beberapa selebriti ikut berpartisipasi dalam melayani konsumen BreadTalk Plaza Semanggi. Di antaranya Krisna Mukti, Indra Bekti, Alvin Adam, Asty Ananta, Ira Wibowo, Sita Nursanti, dan Nia Paramitha.

Penampilan mereka turut mencuri perhatian para pengunjung mall yang berlalu lalang di depan outlet BreadTalk. Dengan berpakaian bak juru masak handal, mereka dengan telaten menawarkan jualannya kepada para pengunjung yang melintas.

"Jualan roti dengan cara ini cukup menarik orang untuk ikutan menggalang dana bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Saya sendiri belum sempat ke Sumatera Barat. Apa yang bisa saya lakukan di sini, insya Allah saya lakukan," papar Krsina Mukti.

Selama hampir dua jam, dari pukul 15.00-17.00 WIB, terkumpul sejumlah dana dari hasil jualan para selebriti tersebut. Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan untuk membantu biaya pengobatan para korban bencana di Padang.

"Kita memilih artis yang memiliki kesamaan visi dengan kita, yaitu ikut membantu para korban gempa," tutur PR Executive BradTalk Indonesia Valerie Roeroe saat ditemui dalam acara BreadTalk Charity, Talk to Padang di BreadTalk, Plaza Semanggi, Jumat (16/10/09).

"Dana yang terkumpul Rp2.813.000, dikalikan dengan jumlah artis yang hadir ada tujuh orang. Jadi totalnya Rp19.691.000," ungkap Brand Manager BreadTalk Indonesia Astrid Hendrawati.

Selain itu, pelanggan Breadtalk juga bisa berpartisipasi dalam membantu korban bencana, karena setiap membeli 8 roti, maka 1 di antaranya akan disumbangkan kepada korban gempa di Padang untuk pengobatan

Budaya kita menuru orang jepang,chek this out!

1.Orang Indonesia suka rapat dan membentuk panitia macam-macam.

Setiap ada kegiatan selalu di rapatkan dulu, tentunya dengan
konsumsinya sekalian. Setelah rapat perlu dibentuk panitia kemudian
diskusi berulang kali,saling kritik, dan merasa idenya yang paling
benar dan akhirnya pelaksanaan tertunda-tunda padahal tujuannya
program tersebut sebetulnya baik.


2. Budaya Jam Karet

Selain dari beliau, saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang
asing yang pernah ke Indonesia. Ketika saya tanya kebudayaan apa yang
menurut anda terkenal dari Indonesia dengan spontan mereka jawab :
Jam Karet! Saya tertawa tapi sebetulnya malu dalam hati.Sudah
sebegitu parahkah disiplin kita?


3. Kalau bisa dikerjakan besok kenapa tidak (?)

Kalau orang lain berprinsip kalau bisa dikerjakansekarang kenapa
ditunda besok? Saya pernah malu juga oleh tudingan Sensei saya
sendiri tentang orang Indonesia. Beliau mengatakan, Orang Indonesia
mempunyai budaya menunda-nunda pekerjaan.

4. Umumnya tidak mau turun ke Lapangan

Beliau mencontohkan ketika dia mau memberikan pelatihan kepada para
petani, pendampingnya dari direktorat pertanian datang dengan safari
lengkap padahal beliau sudah datang dengan work wear beserta sepatu
boot.
Pejabat tersebut hanya memberikan petunjuk tanpa bisa turun ke
lapang, kenapa? Karena mereka datangnya pakai safari dan ada yang
berdasi. Begitulah beliau menggambarkan orang Indonesia yang hebat
sekali dalam bicara dan memberikan instruksi tapi jarang yang mau
turun langsung ke lapangan.

Saya hanya ingin mengingatkan bahwa kita sudah terlalu sering dinina-
bobokan oleh istilah indonesia kaya,masyarakatnya suka gotong royong,
ada pancasila,agamanya kuat, dan lain-lain.Dan itu hanyalah istilah,
kenyataannya bisa kita lihat sendiri.

Ternyata negarakita hancur-hancuran, bahkan susah
untuk recovery lagi, mana sifat gotong royong yang membuat negara
seperti Korea, bisa bangkit kembali. Kita selalu senang dengan
istilah tanpa action. Kita terlalu banyak diskusi,saling lontar ide,
kritik, akhirnya waktu terbuang percuma tanpa action. Karena belum
apa-apa sudah ramai duluan.

Kapan kita akan sadar dan intropeksi akan kekurangan-kekurangan kita
dan tidak selalu menjelek-jelekkan orang lain? Selama itu belum
terjawab kita akan terus seperti ini, menjadi negara yang katanya
sudah mencapai titik minimal untuk disebut negara beradab dan tetap
terbelakang disegala bidang.
Mudah-mudahan pernyataan beliau menjadi peringatan bagi kita semua,
terutama saya pribadi agar bisa lebih banyak belajar dan mampu
merubah diri untuk menjadi yang lebih baik.

Minggu, 11 Oktober 2009

TUGAS praktikum!!

ah,,,
apa2an neh ,
masa tugas praktikum harus pake mesin tik c?
ga jaman bgt tau ga ?
ga tau apa cape orang klo make mesin tik ,
sialan bgt dah ,

TUGAS praktikum!!

Senin, 05 Oktober 2009

Pengalaman selama 1 bulan kuliah

Wiw,
kuliah memang cape yah , ga seenak yg kita bayangin ternyata ,untung gunadarma masih bisa santai walaupun tugas ada tapi masih bs kita atur waktu'a dan ga mepet2 buat kita kerjain'a,
dapat temen baru,sahabat-sahabat baru,
yah sudah mulai dekat lah antara setiap mahasiswa/siswi yg ada di kelas,
oiyah kelas saya 1EBO1
termasuk kelas unggulan loh di gunadarma,
Senang lah bisa masuk kelas yang dianggap unggulan oleh universitas Gunadarma,
hehhe ,,,
saya dituntut menjadi siswa yang aktif di Gunadarma,jadi yah saya terus bertanya dan menjawab setiap pertanyaan yg diberikan setiap dosen agar mendapat nilai tambahan dari keaktifan saya itu .

 
Powered by Blogger